SEKILAS INFO

     » SELAMAT DATANG DI RSUD CARUBAN >> Email : rsudcaruban@madiunkab.go.id
Minggu, 04 Desember 2016 - 12:46:36 WIB
RSUD Caruban Kini Miliki Dokter Spesialis Ortodonsia

Diposting oleh : Arief Yudhiarso
Kategori: skpd - Dibaca: 821 kali

 

.mmmmm

RSUD Caruban Kini Miliki Dokter Spesialis Ortodonsia

 

MADIUN- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban Kab.Madiun kini sudah memiliki dokter spesialis ortodonsia. Dokter spesialis yang biasa menangani Perawatan dan merapikan gigi dengan kawat gigi atau biasa dikenal dengan pemasangan behel atau bracket.

 

Tahukah bahwa, Pemasahan behel disembarang tempat dan tidak ditangani oleh ahlinya dapat mempengaruhi penampilan orang itu sendiri. Harus diingat penggunaan kawat gigi atau behel tidak hanya sekedar masalah fasion, tidak juga sekedar asal rapi. Perlu diketahui setelah perawatan selesai gigi harus bisa berfungsi untuk mengunyah dengan sempurna.

 

Dokter spesialis ortodonsia RSUD Caruban, Drg. Agus Suprapto,Sp.Ort, menyampaikan, Pemasangan behel atau brecket bukan sekedar fashion. Salah satu dari fungsi kawat gigi atau behel adalah untuk memperbaiki gigi dari keadaan gigi atas tidak bertemu atau menggigit gigi bawah dengan baik yang disebabkan oleh susunan gigi yang tidak beraturan, bentuk rahang yang salah atau kombinasi dari kedua hal tersebut.

 

“Selain untuk merapikan susunan gigi, fungsi pemasahan behel dimana gigi atas harus bisa menggigit dan bertemu gigi bawah dengan baik. Oleh karena itu pemasangan behel harus dilakukan oleh dokter ahli yang memiliki spesialisasi ortodonsia.”Ujar dokter spesialis ortodonsia RSUD Caruban, Drg.Agus Suprapto,Sp.Ort, Kemarin.

 

Menurut Drg. Agus Suprapto,Sp.Ort, Penanganan yang tidak tepat dalam beberapa kasus juga malah menimbulkan masalah baru, seperti susunan gigi menjadi lebih tongos. Selain itu efek samping perawatan ortodonsia yang dilakukan bukan ahlinya jika tidak jeli akan menimbulkan gangguan munculnya bunyi pada Temporo Mandibular Joint (TMJ), padahal sebelumnya tidak berbunyi

 

“Kalau tidak ahlinya berbahaya, kita pernah menangani control pasien dari tukang gigi, biasanya mereka timbul gingivitis karena tidak dikontrol kebersihannya. Karena dia hanya ngontrol ganti kawat dan karet, dia tidak mengontrol kebersihan, padahal itu sangat penting,” Pungkasnya.

 

Disamping itu, pemasanga behel secara sembarangan dan ditangani oleh orang yang tidak tepat maka masa perawatannya akan lebih lama, sebab tukang gigi kurang menguasai tehnik pemasangannya.” jika dilakukan secara tepat oleh ahlinya dalam waktu satu hingga dua tahun gigi akan rapi. Ini karena ketidak tahuan masyarakat tentang resiko dari pemasangan behel yang mengabaikan kesehatan,” katanya

 

Drg.Agus Suprapto,Sp.Ort, menghimbau bagi pasien ortodonsia yang menggunakan kawat gigi atau behel untuk lebih rajin dalam memperhatikan kebersihannya, karena banyak sisa makanan yang akan tersangkut dibehel tersebut. Selaian itu, juga dihimbau melakukan control secara rutin sebulan sekali, untuk dilakukan pembersihan karang gigi dan penggantian kawat yang baru agar lebih efektif.(hms)