SEKILAS INFO

     » SELAMAT DATANG DI RSUD CARUBAN >> Email : rsudcaruban@madiunkab.go.id
Kamis, 02 Maret 2017 - 08:24:51 WIB
Tingkatkan Pelayanan Dengan Strategi Kendali Mutu, Kendali Biaya dan Casemix

Diposting oleh : Arief Yudhiarso
Kategori: umum - Dibaca: 74 kali

 

 

 

 

Tingkatkan Pelayanan Dengan Strategi Kendali Mutu, Kendali Biaya dan Casemix



MADIUN-Guru besar Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Prof.DR.dr.Widodo.J. Pudjirahardjo,MPH mengamanatkan kepada pemberi pelayanan kedokteran untuk melaksanakan serta meningkatkan pelayanan medis dengan strategi kendali mutu serta kendali biaya dalam era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

 

“Kendali mutu itu sebetulnya tidak dalam era JKN saja, tetap harus dikedepankan, khususnya untuk pelayanan di Rumah Sakit, hal ini dilakukan guna memberikan keselamatan pasien sekaligus memberikan, mempercepat kesembuhan bagi pasien.” Ujar Prof. DR.dr.Widodo. J. Pudjirahardjo, MPH selaku pembicara dalam Bimbingan Tekhnik (Bimtek)  Kendali Mutu, Kendali Biaya dan Casemix di RSUD Caruban, Kemarin.

 

Sedangkan kendali biaya, menurut dia, lebih relevan saat program JKN itu sendiri. Hal ini dikarenakan, pembayarananya menggunakan sistem paket, artinya jika ada suatu kasus pada pasien tidak dipilah-pilah.

 

“Tapi dilakukan gelondongan dalam satu paket dan tidak dipilah-pilah artinya kamarnya berapa, obatnya berapa, dokternya berapa? misalnya, ada pasien menderita tipus biayanya Rp 2 juta. Meskipun pasien tersebut dirawat selama 2 hari maupun 10 hari, biayanya ya tetap Rp 2 juta tersebut,  tidak boleh kurang maupun lebih.”ujar Prof.Dr.dr.Widodo.J.Mudjirahardjo, MPH.

 

Bertempat diruang pertemuan RSUD Caruban lantai dua (II) Bimtek kendali mutu, kendali biaya dan Casemix diikuti dari Tim Tarif, Tim Jasa dan seluruh Management RSUD Caruban.

 

Bimtek Kendali Mutu, Kendali Biaya dan Casemix diselenggarakan guna memberikan wawasan sekaligus pemahaman secara umum kepada seluruh staf medis dan non medis mengenai implementasi program Jaminan Kesehatan Nasional di Rumah Sakit, serta meningkatkan pemahaman tentang pengendalian-pengendalian yang harus dilakukan dalam menangani pasien dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

 

Lebih lanjut lagi, Prof.Dr.dr.Widodo.J.Mudjirahardjo,MPH mengatakan, dalam rangka menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan, dengan biaya yang dapat diestimasikan dan terjangkau. mengingat penetapan harga sudah ditetapkan oleh pihak BPJS Kesehatan. Untuk itu, pihak RSUD juga harus mampu mengatasi permasalahan tersebut agar pelayanan tidak berkepanjangan. Jika berkepanjangan, maka biaya yang dikeluarkan oleh pihak RS lebih besar dari yang diterima dari pihak BPJS.

 

“Meski namanya efisiensi biaya, tapi jangan ada pemikiran mengurangi pelayanan yang dibutuhkan secara medik. Pasien itu nomor satu. di RS pendidikan, diskusi pendidikan tidak dilakukan pada pagi hari, sebaliknya dilakukan pada siang hari. Pasien tetap nomor satu, seperti di RS UNAIR maupun di RS Sidoarjo semua pendidikan diletakkan pada siang hari setelah pelayanan.”ujar widodo.(hms)